Jumat, 05 April 2013

Ketika cinta yang bicara,

Mengenang kucing-kucing ku yang sudah tiada,,,
emm,,,
Cinta,,
Cinta itu kalo kata aku dan adekku adalah ketika kami membiarkan kucing-kucing kami tidur bersama saat menonton TV.
Cinta itu ketika Chimeng (kucing pertama yang kami adopsi *ciyee adopsii :P , sekitar tahun 2007 silam) sendiri dijalanan dan Agung (My Lovely Lilbrad) menggendongnya kerumah.
Cinta itu, ketika Black (kucing kami yang warna bulunya hitam semua) hampir mati dan kami menyelimutinya sampai hujan-hujanan kewarung untuk membeli susu cair buat Black.
Cinta itu, ketika Chimeng mau melahirkan Browcat, Treycat, dan Isabella kemudian kami bingung mencari gumpalan kain untuknya.
Cinta itu, ketika kami menemukan Hercules (Kucing kami yang sudah mati, perutnya bulat dan warnanya coklat kehitaman) di samping rumah dalam keadaan basah dan lemah, kemudian kami bawa kedalam rumah.
Cinta itu, ketika kami memisahkan Jhymong (Kucing kami yang ganjen)  dari Thymo yang mau mengawini saudaranya sendiri.
*Padahal hewan ga mengenal silsilah seperti manusia yaah :D hihihii
Cinta itu ketika kami menyayangi Bulbull (Kucing kecil bulat dan lucu) dan selalu tidur bersama setiap malam.
Cinta itu ketika tak tega memukul Sabel (panggilan untuk kucing kami, Isabella) dengan ujung sapu lidi saat dia kentut sembarangan (Ini ciyus loh, Sabel memang suka kentut).
Cinta itu saat kami menangis sesenggukan karena Alvin dan Nowie (kucing kecil kami yang mati gara-gara ga di (maap) tete'in sama Jhymong.
Cinta itu...
Ketika kami tak pernah tega untuk membuang kucing-kucing sembrono itu ke jalanan, karena mereka adalah keluarga.

OHANAA, artinya keluarga, keluarga artinya tidak ada satupun yang ditinggalkan, atau dilupakan.
That's all, our loves to our kitties.

Tidak ada komentar: